Usaha peternakan rakyat merupakan salah satu sektor strategis dalam pembangunan ekonomi pedesaan yang berperan penting dalam penyediaan pangan, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, sektor ini masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, teknologi, akses pasar, serta lemahnya kelembagaan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha peternakan rakyat berbasis ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan usaha peternakan rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekonomi kerakyatan, seperti gotong royong, keadilan, dan kemandirian, mampu meningkatkan daya saing dan produktivitas peternak. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi penguatan kelembagaan koperasi peternak, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan penyuluhan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta penguatan kemitraan antara peternak, pemerintah, dan sektor swasta. Selain itu, dukungan kebijakan yang berpihak pada peternak kecil, seperti subsidi pakan, akses permodalan, dan jaminan harga hasil ternak, menjadi faktor penting dalam keberlanjutan usaha. Kesimpulannya, pengembangan peternakan rakyat berbasis ekonomi kerakyatan dapat mewujudkan kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024