Penentuan faktor-faktor yang memengaruhi produksi pertanian merupakan aspek penting dalam upaya peningkatan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode statistik multivariat dalam mengidentifikasi variabel-variabel dominan yang berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis faktor dan analisis regresi berganda sebagai teknik utama. Data diperoleh dari survei terhadap 120 petani di tiga wilayah sentra pertanian utama, meliputi variabel luas lahan, jumlah tenaga kerja, penggunaan pupuk, intensitas penyiraman, jenis bibit, serta faktor cuaca. Analisis faktor digunakan untuk mereduksi sejumlah variabel menjadi faktor utama yang lebih representatif, sedangkan regresi berganda diterapkan untuk mengukur pengaruh relatif setiap faktor terhadap total hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi produktivitas pertanian, yaitu faktor input fisik (luas lahan dan pupuk), faktor manajerial (penggunaan tenaga kerja dan intensitas penyiraman), serta faktor lingkungan (curah hujan dan suhu). Model regresi menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,82, yang menunjukkan bahwa 82% variasi hasil produksi dapat dijelaskan oleh faktor-faktor tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan statistik multivariat mampu memberikan pemahaman komprehensif terhadap hubungan kompleks antarvariabel produksi, sekaligus menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pertanian yang berbasis data dan efisiensi sumber daya.
Copyrights © 2025