Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Dalam era digital, big data dan analisis statistik memainkan peran penting dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran big data dan analisis statistik dalam mendukung pengambilan keputusan, efisiensi produksi, serta peningkatan kesejahteraan petani di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif (mixed methods), dengan pengumpulan data primer melalui survei dan wawancara kepada petani, penyuluh pertanian, serta pengambil kebijakan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan Kementerian Pertanian, FAO, dan publikasi ilmiah terkait. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi multivariat dan analisis korelasi statistik, serta penilaian efektivitas penerapan big data melalui model Technology Acceptance Model (TAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan big data di sektor pertanian mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan lahan, prediksi cuaca, manajemen rantai pasok, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman. Selain itu, analisis statistik berperan penting dalam mengolah data pertanian besar untuk menghasilkan informasi prediktif yang mendukung kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Hambatan utama yang ditemukan meliputi keterbatasan infrastruktur digital di pedesaan, rendahnya literasi data petani, dan kurangnya integrasi antar lembaga. Kesimpulannya, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam penguatan ekosistem data pertanian menjadi kunci utama dalam mewujudkan transformasi digital pertanian berbasis big data yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024