Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan kondisi gawat darurat akibat penyumbatan mendadak arteri koroner. Sekitar 50% pasien ACS mengalami gangguan tidur. Terapi kombinasi earplug dan eye mask merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi earplug dan eye mask terhadap peningkatan kualitas tidur pasien ACS di ruang ICCU RSUD Raden Mattaher Jambi. Metode penelitian kuantitatif quasi-eksperimental dengan 18 responden pada masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, alat ukur RCSQ, dan analisis data menggunakan uji ANOVA dua arah. Hasil uji univariat kelompok intervensi pre-test 30.89 (SD±10.873), post-test hari ketiga 66.67 (SD±10.198) dan post-test pada minggu kedua 79.89 (SD±10.369). kelompok kontrol pre-test 31.33 (SD±10.404), post-test hari ketiga 31.11 (SD±10.157) dan pada post-test minggu kedua 38.67 (SD±11.762). Uji statistik menggunakan uji ANOVA dua arah didapatkan hasil p-value 0,000 (<0,05) dan hasil uji independent sample t-test menunjukkan p-value 0,000(<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi kombinasi earplug dan eye mask efektif meningkatkan kualitas tidur pasien ACS, sehingga dapat dijadikan alternatif penatalaksanaan gangguan tidur secara nonfarmakologis.
Copyrights © 2026