Jurnal Ners
Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026

Pengaruh Sanitasi Lingkungan dan Perilaku Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita di Kabupaten Kutai Kartanegara

Supriyadi, Yuana Indrawati (Unknown)
Kosasih, Kosasih (Unknown)
Asnar, Etty Sofia Mariati (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Abstrak Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi penyebab morbiditas pada anak di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara. Faktor lingkungan dan perilaku memiliki peranan penting dalam mempengaruhi terjadinya diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sanitasi lingkungan dan perilaku ibu terhadap kejadian diare balita di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih secara proportionate stratified random sampling dari 32 Puskesmas di Kabupaten Kutai Kartanegara. Analisis data dilakukan secara deskriptif berupa Metode Susesif Interval (MSI), Uji Asumsi Klasik, Analisis Jalur, Uji t, dan Uji Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial sanitasi lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kejadian diare (p = 0,033) dengan kontribusi determinasi sebesar 4,8%. Perilaku ibu juga berpengaruh signifikan terhadap kejadian diare (p = 0,041) dengan kontribusi determinasi sebesar 4,4%. Secara simultan, sanitasi lingkungan dan perilaku ibu memberikan pengaruh signifikan terhadap kejadian diare (p=0,004) dan R² = 0,114, yang berarti kedua variabel bersama-sama menjelaskan 11,4% variasi kejadian diare, sedangkan 88,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulannya, sanitasi lingkungan dan perilaku ibu berpengaruh signifikan terhadap kejadian diare pada balita, meskipun kontribusi keduanya relatif kecil. Upaya pencegahan diare perlu dilakukan melalui peningkatan kualitas sanitasi lingkungan serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada ibu dan keluarga. Kata kunci: Sanitasi Lingkungan, Perilaku Ibu, Kejadian Diare, Balita Abstract Diarrhea was one of the health problems that continued to contribute to morbidity among children in Indonesia, including in Kutai Kartanegara Regency. Environmental and behavioral factors played an important role in influencing the occurrence of diarrhea. This study aims to analyze the influence of environmental sanitation and mothers’ behavior on diarrhea incidence in Kutai Kartanegara Regency. The study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 96 respondents selected through proportionate stratified random sampling from 32 primary health centers in Kutai Kartanegara Regency. Data analysis was conducted descriptively using the Method of Successive Interval (MSI), Classical Assumption Tests, Path Analysis, t-test, and Determination Test. The results showed that environmental sanitation had a significant partial effect on diarrhea incidence (p = 0.033) with a determination contribution of 4.8%. Mothers’ behavior also had a significant partial effect on diarrhea incidence (p = 0.041) with a determination contribution of 4.4%. Simultaneously, environmental sanitation and mothers’ behavior had a significant combined effect on diarrhea incidence (p= 0.004) and R² = 0.114 indicating that both variables together explained 11.4% of the variation in diarrhea incidence, while 88.6% was influenced by other factors. In conclusion, environmental sanitation and mothers’ behavior significantly affected diarrhea incidence, although their contributions were relatively small. Efforts to prevent diarrhea needed to be strengthened through improving environmental sanitation quality and providing education on clean and healthy living behaviors to mothers and families. Keywords: Environmental Sanitation, Mothers’ Behavior, Diarrhea Incidence,Children Under Five

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer ...