Penelitian ini bertujuan menganalisis kepemilikan institusional, dewan komisaris Independen, Debt to Asset Ratio, dan Debt to Equity Ratio yang memengaruhi kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan yang merupakan variabel moderasi pada perusahaan sektor barang konsumsi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama rentang tahun 2020–2024. pentingnya GCG dan Leverage dalam memaksimalkan kinerja keuangan. Metode Pengambilan sampel yang digunakan memperoleh 13 perusahaan dengan 65 observasi yang dianalisis melalui regresi data panel dengan metodologi Random Effects Model. Temuan menunjukan  kepemilikan institusional maupun DER secara positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara dewan komisaris independen, DAR, dan ukuran perusahaan tidak memengaruhi kinerja keuangan. Ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi sekedar mampu memperkuat pengaruh dewan komisaris independen terhadap kinerja keuangan, namun tidak memoderasi hubngan kepemilikan institusional, DAR, dan DER. Dengan adanya efektivitas pengawasan oleh investor institusional dan pengelolaan struktur modal yang optimal menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026