Pembangunan Bendungan Sidan di Desa Belok-Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung memberikan perubahan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat serta pemanfaatan ruang wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan bendungan terhadap kebiasaan masyarakat, mata pencaharian, pendapatan masyarakat, serta kesesuaiannya dengan arahan RTRW Kabupaten Badung dan RDTR Kecamatan Petang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap masyarakat yang terkena dan terdampak pembangunan bendungan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Bendungan Sidan menyebabkan perubahan kebiasaan masyarakat terutama pada peningkatan mobilitas dan interaksi sosial akibat adanya akses jalan baru. Selain itu, terjadi perubahan mata pencaharian pada masyarakat terdampak yang beralih menjadi pedagang, pekerja proyek, dan wirausaha kecil. Perubahan tersebut juga diikuti dengan peningkatan pendapatan masyarakat terdampak, sedangkan masyarakat yang terkena langsung relatif tidak mengalami perubahan pendapatan yang signifikan karena masih bergantung pada sektor pertanian.Berdasarkan kesesuaian dengan RTRW Kabupaten Badung dan RDTR Kecamatan Petang, pembangunan Bendungan Sidan sejalan dengan arahan penataan ruang sebagai kawasan pertanian berkelanjutan, kawasan agropolitan, dan kawasan konservasi sumber daya air. Pembangunan bendungan juga berpotensi mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata dan perdagangan. Namun demikian, perubahan pemanfaatan ruang yang terjadi perlu dikendalikan agar tidak mengurangi fungsi lindung dan fungsi pertanian wilayah. Dengan demikian, pembangunan Bendungan Sidan memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, namun tetap memerlukan pengendalian pemanfaatan ruang agar pembangunan wilayah dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026