Pembelajaran arti kata pada siswa sekolah dasar kelas rendah masih menghadapi kendala karena kurangnya media pembelajaran yang kontekstual dan menarik, sehingga pemahaman makna kata siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan kepraktisan aplikasi BELAKARTA (Belajar Arti Kata Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta) sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang dibatasi sampai tahap develop. Subjek penelitian terdiri atas ahli media dan ahli materi sebagai validator, serta guru dan siswa kelas II SD sebagai pengguna aplikasi. Instrumen penelitian berupa angket penilaian kelayakan dan kepraktisan dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi BELAKARTA memperoleh tingkat kelayakan sangat layak dengan persentase 92,1% dari ahli media dan 102,6% dari ahli materi. Sementara itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan respons sangat positif dari guru dengan persentase 91,3% dan siswa sebesar 95,2%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi BELAKARTA layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk membantu siswa memahami arti kata secara kontekstual berbasis kearifan lokal Yogyakarta.
Copyrights © 2026