Pembelajaran sistem pernapasan manusia di sekolah dasar masih banyak menggunakan metode konvensional yang berfokus pada penjelasan guru dan penggunaan buku teks, sehingga siswa cenderung pasif dan mengalami kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SDN 17 Dauh Puri Denpasar, ditemukan bahwa keterbatasan media pembelajaran menyebabkan siswa kurang terlibat aktif dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) dengan metode markerless untuk membantu siswa memahami sistem pernapasan manusia secara lebih visual dan menarik. Aplikasi menampilkan model 3D organ pernapasan yang dapat diputar, diperbesar, serta dilengkapi animasi proses pernapasan, narasi audio, dan fitur kuis untuk mengukur pemahaman siswa. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode blackbox untuk mengevaluasi fungsi aplikasi serta User Experience Questionnaire (UEQ) untuk menilai pengalaman pengguna. Hasil pengujian blackbox menunjukkan bahwa seluruh fungsi aplikasi berjalan sesuai dengan yang dirancang. Evaluasi UEQ yang melibatkan 36 siswa menunjukkan nilai positif pada seluruh skala. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat kegunaan dan pengalaman pengguna yang baik.
Copyrights © 2026