Maraknya kasus pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum polisi membuat masyarakat mulai mempertanyakan kredibilitas kepolisian sebagai penegak hukum. Humas Polresta Mataram memiliki peran penting dalam mengelola reputasi untuk membangun kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Humas Polresta Mataram dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan metode observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan Teori Difusi Inovasi dan Teori Pengelolaan Reputasi untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat Humas Polresta Mataram, strategi dan dampaknya dalam membangun kepercayaan masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pendukung Humas Polresta Mataram adalah ketersediaan anggaran, kemitraan dengan awak media, serta narasumber terpercaya dan berwenang. Faktor penghambat Humas Polresta Mataram adalah media digital yang masif, pelanggaran hak cipta (copyright), keterbatasan sarana dan prasarana, keterbatasan anggota. Strategi Humas Polresta Mataram menggunakan media massa untuk menyebarkan informasi kegiatan kepolisian. Menyelenggarakan program-program yang melibatkan publik. Menjalin kerja sama dan kemitraan dalam rangka menyebarluaskan informasi. Strategi ini berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat yang diperoleh melalui reputasi positif yang terbentuk dari pandangan positif masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Copyrights © 2025