Setiap perusahaan perlu menjaga peralatan penunjang proses produksinya. PT. XYZ merupakan perusahaan berbasis fast moving consumer good, perusahaan ini memiliki permasalahan terhadap salah satu mesin filling yang sering mengalami kegagalan proses yang mengakibatkan waste. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisa tingkat efektivitas mesin dengan metode overall equipment effectiveness dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi efektivitas dengan identifikasi six big losses serta mengembangkan strategi untuk mengatasi hal tersebut. Hasil perhitungan OEE selama periode enam bulan menunjukkan nilai sebesar 73,748% dimana nilai tersebut belum mencapai standar efektivitas peralatan produksi. Identfikasi rendahnya nilai efektivitas menunjukkan bahwa losses terbesar berasal dari kerugian akibat kerusakan mesin dengan nilai losses sebesar 9,389% dan kerugian akibat peralatan beroperasi dibawah kecepatan standarnya dengan nilai losses sebesar 6,770%. Maka strategi yang perlu dilakukan meliputi melakukan perbaikan terhadap pencapit puch, sensor filling, dan bagian sealer, serta melakukan langkah planned maintenance dan focussed improvement maintenance.
Copyrights © 2025