Jumlah berkas rekam medis pasien baru setiap tahun mengalami peningkatan hingga mencapai 11.065 berkas. Retensi dan pemusnahan rekam medis di Puskesmas Sopaah masih belum pernah dilaksanakan, sehingga ditemukan banyak rekam medis yang menumpuk di lantai ruang filling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab belum terlaksananya retensi dan pemusnahan rekam medis inaktif di Puskesmas Sopaah berdasarkan unsur manajemen 5M (man, method, money, material, machine). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan unsur manajemen 5M yang meliputi man yakni kualifikasi pendidikan tidak sesuai standar namun tidak berkaitan terhadap pelaksanaan retensi dan pemusnahan, kurangnya pengetahuan petugas terkait alur dan prosedur atau tata cara pelaksanaan retensi dan pemusnahan, serta petugas rekam medis belum pernah mengikuti pelatihan. Method yakni isi standar operasional prosedur (SOP) retensi dan pemusnahan belum rinci dan lengkap serta tidak disosialisasikan kepada petugas rekam medis. Money yakni tidak adanya penyusunan rencana anggaran kegiatan retensi dan pemusnahan rekam medis. Material yakni tidak terdapat form penilaian, form pertelaan, jadwal retensi, berita acara pemusnahan, rak dan ruang penyimpanan berkas rekam medis inaktif. Machine yakni tidak adanya alat scanner dan alat pencacah. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu dilakukan pelatihan retensi dan pemusnahan kepada petugas rekam medis, pembuatan rancangan anggaran dan perbaikan isi serta sosialisasi
Copyrights © 2023