Pencapaian kelengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk rata- rata pada bulan Februari sebesar 18,9%, bulan Maret sebesar 15,5%, bulan April sebesar 26,1% kurang dari target kelengkapan yaitu 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk berdasarkan faktor individu, organisasi, dan psikologi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan 5 subjek penelitian meliputi kepala puskesmas, 1 orang dokter, 2 orang perawat, dan 1 orang perekam medis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, USG, dan brainstorming. Hasil penelitian menunjukkan ketidaklengkapan rekam medis rawat inap disebabkan oleh faktor individu karena petugas belum mampu mengisi rekam medis rawat inap dengan lengkap, belum pernah mengikuti pelatihan, dan kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, sedangkan berdasarkan faktor organisasi disebabkan oleh kurangnya tenaga kesehatan untuk kebutuhan pelayanan unit rawat inap dan belum adanya tindak lanjut dari hasil evaluasi pelayanan, kemudian faktor psikologi disebabkan oleh belum pernah dilakukan pemberian reward dan punishment. Upaya perbaikan masalah meliputi melakukan pengajuan adanya pelatihan pengisian rekam medis kepada dinas kesehatan, membuka lowongan kerja melalui pengajuan permintaan tenaga medis kepada dinas kesehatan pada posisi dokter atau perawat, dan melakukan pengajuan permintaan tenaga rekam medis kepada dinas kesehatan.
Copyrights © 2023