Pembelajaran pendidikan agama Islam di era disrupsi saat ini tidak hanya terbatas pada media fisik saja, namun sudah mulai merambah ke beberapa media digital yang terkoneksi secara massal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka epistemologis yang dapat merekonstruksi pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di era digital melalui formulasi konsep belajar konstruktivisme dan konektivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan teknik analisis data utamanya menggunakan Teknik analisis isi (content analysis) dari Klaus Krippendorff. Penelitian ini mengemukakan sintesis konsep konstruktivisme-konektivisme yang menekankan kemampuan mengonstruksi pengetahuan dan menghubungkan pengetahuan secara simultan sebagai langkah untuk merekonstruksi epistemologi pembelajaran PAI di era digital saat ini. Formulasi konsep keduanya memiliki implikasi terhadap pembelajaran PAI di era digital, diantaranya yaitu transformasi peran guru, desain pembelajaran, proses belajar peserta didik, dan sistem evaluasi yang lebih otentik.
Copyrights © 2026