Buletin Plasma Nutfah
Vol 22, No 1 (2016): June

Skrining Marka ISSR untuk Autentikasi Pegagan (Centella asiatica [L.] Urb.)

Dyah Subositi (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Balitbangkes Kemenkes RI)
Harto Widodo (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Balitbangkes Kemenkes RI)
Nita Supriyati (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Balitbangkes Kemenkes RI)



Article Info

Publish Date
08 Mar 2018

Abstract

Pegagan (Centella asiatica) merupakan salah satu tumbuhan obat populer yang digunakan sebagai bahan baku obat tradsional dan industri kosmetik. Pegagan seringkali dipalsukan atau keliru dengan puser bumi (Hydrocotyle verticillata) yang mempunyai nama lokal sama “pegagan”. Identifikasi morfologi dan marker senyawa kimia yang digunakan untuk autentikasi tumbuhan obat mempunyai kelemahan karena dipengaruhi oleh umur tumbuhan, fisiologi dan kondisi lingkungan.Penanda molekular merupakan salah satu metode yang dapat dipercaya untuk identifikasi dan autentikasi tumbuhan obat. Penelitian ini bertujuan untuk skrining primer ISSR untuk autentikasi pegagan (C. asiatica). Tahap pertama yaitu isolasi DNA pegagan, puser bumi dan campuran keduanya. Sebanyak 30 primer ISSR digunakan untuk amplifikasi dan skrining awal pada pegagan dan puser bumi. Total 164 fragmen DNA terampifikasi, 128 diantaranya polimorfik (78%). Empat primer mampu membedakan pegagan dan puser bumi. Primer (GA)8CTT menghasilkan satu fragmen spesifik yang jelas pada pegagan dan satu fragmen spesifik pada puser bumi dihasilkan dari primer (AG)8T.Primer (CT)8G dan (GT)6CC masing-masing menghasilkan 4 fragmen spesifik pada pegagan dan puser bumi. Pegagan (C. asiatica) dan puser bumi (Hydrocotyle verticillata) dapat dibedakan dengan amplifikasi menggunakan primer ISSR terpilih.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

bpn

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Buletin Plasma Nutfah (BPN) is an open access scientific journal published by The Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development (ICABIOGRAD), The Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD), Ministry of Agriculture. This ...