Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi pendidikan tinggi dan tingkat pengangguran terbuka terhadap persentase penduduk miskin di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2007–2024. Data yang digunakan adalah data sekunder dari instansi terkait dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa partisipasi pendidikan tinggi memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti semakin tinggi partisipasi pendidikan tinggi maka persentase penduduk miskin cenderung menurun. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif terhadap kemiskinan, artinya semakin tinggi pengangguran maka kemiskinan juga meningkat. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap persentase penduduk miskin. Dengan demikian, peningkatan pendidikan tinggi dan pengurangan pengangguran menjadi hal penting dalam menekan angka kemiskinan di Sumatera Utara.
Copyrights © 2026