Angka pengangguran yang tinggi merupakan isu penting di ASEAN, terutama di Indonesia, yang memerlihatkan angka pengangguran tertinggi di antara enam negara ASEAN, dengan Provinsi Banten terus menduduki peringkat pertama di Pulau Jawa. Penulisan ini mengkaji dampak gaji minimal, PDRB, total penduduk, dan IPM pada angka pengangguran Terbuka di Kab dan kota di Provinsi Banten dari tahun 2010 hingga 2023, menggunakan analisis data panel dengan model efek tetap. Temuan penulisan memerlihatkan jika gaji minimal mempunyai pengaruh positif meskipun kecil, PDRB memerlihatkan pengaruh negatif namun kecil, dan baik total penduduk maupun IPM mempunyai pengaruh negatif dan substansial pada tingkat pengangguran Terbuka.
Copyrights © 2026