Persistensi laba merupakan indikator penting kualitas laba karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kinerja keuangan secara berkelanjutan. Efisiensi operasional yang tercermin melalui siklus operasi diduga mempengaruhi tingkat persistensi laba perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh siklus operasi terhadap persistensi laba dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Penelitian menggunakan data panel perusahaan sektor consumer cyclicals dan perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2023–2024. Sampel penelitian diperoleh melalui metode purposive sampling dengan total 133 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan model Random Effects Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus operasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap persistensi laba, artinya semakin panjang siklus operasinya, semakin rendah kemampuan perusahaan untuk mempertahankan laba. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi operasional sangat penting dalam menjaga keberlanjutan laba perusahaan.
Copyrights © 2026