Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh debt dan book-tax differences terhadap earnings persistence pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal serta tingkat ketergantungan pada utang berpotensi memengaruhi kualitas laba yang dihasilkan perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Sampel penelitian terdiri dari 104 perusahaan dengan total 309 observasi yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Earnings persistence diukur menggunakan rasio laba sebelum pajak terhadap rata-rata total aset, debt diproksikan dengan debt to asset ratio, dan book-tax differences diukur menggunakan nilai absolut yang dinormalisasi dengan rata-rata total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debt berpengaruh negatif dan signifikan terhadap earnings persistence, sedangkan book-tax differences berpengaruh positif dan signifikan terhadap earnings persistence. Temuan ini mengindikasikan bahwa tekanan utang cenderung melemahkan keberlanjutan laba, sementara perbedaan book-tax yang konsisten dapat berkaitan dengan laba yang lebih persisten. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan struktur pendanaan dan transparansi rekonsiliasi fiskal dalam menjaga kualitas laba perusahaan.
Copyrights © 2026