Jurnal Teknologi Agroindustri
Vol 9, No 1 (2017)

Studi Awal Penggunaan Nanoselulosa Sebagai Bahan Baku Pembuatan Kertas

Sijabat, Edwin (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2017

Abstract

Penelitian ini merupakan studi awal penggunaan nanoselulosa sebagai campuran bahan baku baru dalam pembuatan kertas. Nanoselulosa diperoleh dari hasil fermentasi air kelapa dengan menggunakan bakteri Acetobacter xylinum yang menghasilkan nanoselulosa bakteri yang biasa dikenal dengan nata de coco. Selain dari air kelapa, nanoselulosa juga dapat diperoleh dari kulit pisang (nata de banana), air kedelai (nata de soya), kulit nenas (nata de pineapple), lidah buaya (nata de aloevera),dll. Penulis memilih nata de coco karena telah banyak diproduksi dan sudah dikenal oleh masyarakat. Nanoselulosa ini dicampurkan dengan Leaf Bleach Kraft Pulp (LBKP) dan dibuat menjadi handsheet.  Berikutnya diuji sifat fisik dan sifat optiknya untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan penambahan nanoselulosa tersebut. Nanoselulosa yang digunakan bervariasi dengan dosis 0% (blank), 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%, 20%, 22,5%, 25%, 27,5%,  30% terhadap berat kering handsheet. Secara umum, dari penelitian ini diperoleh bahwa nanoselulosa dapat dijadikan sebagai campuran bahan baku dalam pembuatan kertas. Kertas yang dihasilkan memiliki kekuatan fisik yang baik. Nilai porositas yang sangat rendah, indeks tarik yang optimal senilai 51,97 pada komposisi nanoselulosa 30% dan indeks sobek yang optimal senilai 64,64 pada komposisi nanoselulosa 15%. Namun untuk penyerapan dinilai kurang baik karena hasil uji klemm absorption turun hingga 5mm/min pada komposisi nanoselulosa 30%, dan drop test semakin naik hingga 197,81 detik pada komposisi nanoselulosa 30%. Selain itu sifat optik juga kurang baik terutama dari segi warna. Handsheet yang dihasilkan cenderung kekuningan. Nilai L*a*b menunjukkan perubahan bahwa warna semakin kuning dan kurang terang. Nilai L turun hingga 89,87 pada komposisi nanoselulosa 30%, dan nilai b yang naik hingga 6,37 pada komposisi nanoselulosa 30%. Whiteness juga mengalami penurunan hingga 45,67 pada komposisi nanoselulosa 30%, brightness juga turun hingga 69,05 pada komposisi nanoselulosa 30%. Melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya di bidang nanoselulosa agar ditemukan bahan baku baru selain dari tumbuhan yang dapat digunakan dalam pembuatan kertas

Copyrights © 2017