Buletin Plasma Nutfah
Vol 23, No 1 (2017): June

Analisis Keragaman Plasma Nutfah Durian di Provinsi Bengkulu Berdasarkan Karakter Morfologi

Miswarti Miswarti (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu, Jl. Irian Km 6,5 Bengkulu 38119. Telp. (0736) 23020, Faximile (0736) 345568)
Wawan E. Putra (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu, Jl. Irian Km 6,5 Bengkulu 38119. Telp. (0736) 23020, Faximile (0736) 345568)
Dedi Sugandi (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu, Jl. Irian Km 6,5 Bengkulu 38119. Telp. (0736) 23020, Faximile (0736) 345568)



Article Info

Publish Date
03 Mar 2018

Abstract

Durian merupakan salah satu jenis tanaman buah tropis yang banyak tumbuh di Indonesia, seperti Kalimantan dan Sumatra. Durian mempunyai rasa dan aroma yang khas serta bentuk morfologi yang beragam. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2015 di Kabupaten Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, dan Lebong (Provinsi Bengkulu). Tujuan penelitian ialah mengetahui tingkat keragaman dan potensi durian di Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan ialah jelajah dan observasi tanaman durian secara in situ. Sebanyak 29 genotipe tanaman durian yang telah berbuah digunakan sebagai sampel tanaman dan diamati sesuai kriteria standar yang telah ditetapkan. Analisis data kekerabatan dilakukan menggunakan program NTSyspc 2.1. Hasil analisis kekerabatan dari 35 karakter morfologis yang diamati (kualitatif dan kuantitatif) diperoleh kesimpulan (1) terdapat keragaman yang tinggi pada karakter tebal daging buah, kemerekahan kulit buah setelah panen, jumlah biji, kerapatan duri, bobot buah, bobot biji, dan bobot daging buah; (2) koefisien kemiripan sebesar 59–84%. Genotipe yang mempunyai kekerabatan yang sangat dekat adalah genotipe 27 dan 33. Genotipe yang mempunyai penampilan terbaik ialah D10. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

bpn

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Buletin Plasma Nutfah (BPN) is an open access scientific journal published by The Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development (ICABIOGRAD), The Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD), Ministry of Agriculture. This ...