Efektivitas operasional pada lini pengemasan di PT XYZ sering kali terhambat oleh tingginya durasi downtime pada mesin capping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja mesin tersebut menggunakan metode Overall Equipment Effectivenesss (OEE) serta merumuskan strategi perbaikan melalui siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Data dikumpulkan selama periode enam bulan (JanuariāJuni 2025) melalui observasi lapangan dan catatan teknis produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata OEE mesin capping hanya mencapai 57%, jauh di bawah standar global World Class sebesar 85%. Rendahnya performa ini didominasi oleh rendahnya availability rate akibat proses setting dan kalibrasi mesin yang memakan waktu lama. Melalui identifikasi akar masalah menggunakan diagram Fishbone dan prioritas masalah dengan diagram Pareto, ditemukan bahwa faktor manusia dan kurangnya standarisasi metode kerja menjadi penyebab utama. Sebagai solusi, disusun sebuah kerangka perbaikan berbasis PDCA yang berfokus pada standarisasi prosedur perawatan preventif dan pelatihan kompetensi operator untuk meminimalisir minor stoppages. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan reliabilitas mesin dan menekan potensi kerugian finansial akibat kegagalan target produksi.
Copyrights © 2026