Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi terhadap kinerja guru dengan employee engagement sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 76 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap employee engagement dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,094, nilai t-statistic sebesar 1,058, dan p-value sebesar 0,290. Sebaliknya, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,760, t-statistic sebesar 10,835, dan p-value < 0,000. Selanjutnya, employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,815, t-statistic sebesar 19,504, dan p-value < 0,000. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,238, t-statistic sebesar 1,029, dan p-value sebesar 0,303. Sementara itu, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,628, t-statistic sebesar 9,924, dan p-value < 0,000. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa employee engagement tidak memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru. Penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi memiliki peran penting dalam meningkatkan employee engagement dan kinerja guru, sedangkan kepemimpinan transformasional belum memberikan pengaruh yang signifikan dalam model penelitian ini.
Copyrights © 2026