Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara simultan maupun parsial, pada Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini melibatkan 43 responden sebagai sampel. Berdasarkan hasil analisis statistik, uji simultan menunjukkan bahwa nilai Fhitung sebesar 58,269 lebih besar dibandingkan Ftabel sebesar 2,85, dengan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, variabel kepemimpinan transformasional (X1) memiliki nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai thitung sebesar 5,944 lebih besar dari ttabel 2,02108. Dengan demikian, kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Variabel kompetensi (X2) juga menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan thitung sebesar 5,888 > 2,02108, sehingga kompetensi berpengaruh nyata terhadap kinerja pegawai. Selanjutnya, variabel motivasi kerja memiliki nilai signifikansi sebesar 0,044 < 0,05 dengan thitung 2,082 > 2,02108, yang berarti motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Hasil koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,804, yang berarti 80,4% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya 19,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kepemimpinan transformasional, kompetensi, dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai.
Copyrights © 2026