Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh regulasi, pembiayaan, pendampingan, dan program sosial terhadap kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada 100 pelaku UKM di sektor makanan dan minuman. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel regulasi, pembiayaan, pendampingan, dan program sosial berpengaruh signifikan terhadap kinerja UKM. Secara parsial, variabel pendampingan dan program sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UKM, sedangkan variabel pembiayaan berpengaruh signifikan dengan arah negatif. Sementara itu, variabel regulasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UKM. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,638 menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan kinerja UKM sebesar 63,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendampingan dan program sosial menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja UKM. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti inovasi, teknologi, atau pemasaran digital serta memperluas wilayah penelitian agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif.
Copyrights © 2026