Menurunnya keanekaragaman hayati salah satunya disebabkan oleh berkurangnya kawasan berhutan yang kebanyakan disebabkan oleh aktivitas manusia. Salah satu cara untuk melindungi dan mengelola kawasan hutan adalah dengan mengerti dan memahami pentingnya manfaat keberadaan kawasan tersebut. Untuk memudahkan pemahaman masyarakat umum dalam memahami manfaat dan pentingnya keberadaan hutan, salah satu caranya dengan melakukan valuasi ekonomi hutan. Upaya untuk memberi nilai kuantitatif terhadap barang dan jasa yang dihasilkan oleh sumber daya alam dan lingkungan dikenal sebagai valuasi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai ekonomi langsung yang ada di Suaka Margasatwa Pelaihari. Nilai ekonomi langsung yang diteliti adalah nilai kayu, nilai karbon, dan nilai oksigen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan harga pasar dengan pendekatan alometrik. Hasil penelitian diperoleh nilai kayu sebesar Rp6.991.011.291,- per tahun, nilai karbon sebesar Rp379.053.921,- per tahun, dan nilai oksigen sebesar Rp2.117.993.021,- per tahun. Total nilai ekonomi langsung Suaka Margasatwa Pelaihari diperoleh sebesar Rp9.488.058.736,- per tahun.
Copyrights © 2026