Perusahaan retail merupakan entitas bisnis yang keberhasilannya dipengaruhi oleh efisiensi operasional dan efektivitas manajemen persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran persediaan dan penjualan terhadap laba bersih pada perusahaan subsektor retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 57 laporan keuangan perusahaan subsektor retail di BEI periode 2021–2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran persediaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih, sedangkan penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Secara simultan, perputaran persediaan dan penjualan juga berpengaruh signifikan terhadap laba bersih pada perusahaan subsektor retail di BEI periode 2021–2023. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan persediaan dan peningkatan penjualan memiliki peran penting dalam memengaruhi laba bersih perusahaan retail. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam mengoptimalkan strategi persediaan dan penjualan guna meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.
Copyrights © 2026