Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma sila ketiga Pancasila sebagai dasar dialog kebinekaan dalam menanggulangi disintegrasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konseptual dan filosofis melalui library research. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, serta dokumen relevan yang membahas nilai Persatuan Indonesia dan persoalan disintegrasi bangsa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sila Persatuan Indonesia memiliki peran fundamental dalam menjaga integrasi nasional di tengah keberagaman suku, agama, budaya, ras, dan bahasa. Berbagai persoalan seperti separatisme, rasisme, dan intoleransi menjadi tantangan nyata terhadap persatuan nasional. Penguatan nilai persatuan perlu diwujudkan melalui pedagogi nilai Pancasila, pengembangan sikap toleransi, gotong royong, penghormatan terhadap hak dan kewajiban, serta kesadaran multikultural terutama pada generasi muda. Sila ketiga Pancasila menjadi fondasi etis dan sosial dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berorientasi pada keutuhan bangsa Indonesia.
Copyrights © 2026