BPJS Ketenagakerjaan sebagai lembaga penyelenggara jaminan sosial mengelola volume data kepesertaan yang masif, sehingga kecepatan dan ketepatan validasi data menjadi elemen krusial dan sangat penting dalam pelayanan. Namun, berdasarkan observasi di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karimun Jawa, Surabaya, Jawa timur, ditemukan kendala berupa inefisiensi waktu dalam proses validasi akibat tata kelola antarmuka kerja (workspace) yang belum optimal dan alur navigasi yang repetitif. Kegiatan pengabdian melalui skema magang ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas proses validasi data melalui penerapan strategi efisiensi berbasis penataan antarmuka dan tata kerja digital. Metode pelaksanaan dimulai dengan analisis workflow eksisting, perancangan tata letak jendela aplikasi (split-screen management), serta penerapan optimalisasi shortcut sistem untuk memangkas langkah kerja yang tidak perlu. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan pada kecepatan kerja, di mana waktu rata-rata validasi per data berhasil dipersingkat dari 10 hingga 15 menit per data massal menjadi 3-7 menit per data massal Penataan elemen visual pada layar monitor terbukti mengurangi redundansi gerakan kursor dan menurunkan tingkat kelelahan visual petugas. Dapat disimpulkan bahwa intervensi manajemen tata kerja digital dan antarmuka ini efektif meningkatkan produktivitas validasi data tanpa memerlukan modifikasi sistem inti aplikasi.
Copyrights © 2026