Implementasi GRI Standards sebagai kerangka pelaporan keberlanjutan menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan adaptif. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebagai perusahaan BUMN telekomunikasi terbesar di Indonesia telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan berbasis GRI Standards sejak beberapa tahun terakhir. Namun, kesiapan SDM dalam mendukung implementasi tersebut belum diteliti secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan SDM PT Telkom Indonesia dalam mengimplementasikan GRI Standards, meliputi aspek kompetensi, pelatihan, pemahaman regulasi, dan dukungan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui telaah dokumen laporan keberlanjutan, laporan tahunan, dan referensi sekunder terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom Indonesia telah membangun kapasitas SDM secara bertahap melalui program pelatihan ESG, pembentukan unit khusus keberlanjutan, dan integrasi indikator GRI dalam sistem manajemen kinerja. Meskipun demikian, masih terdapat kesenjangan kompetensi pada level operasional dalam memahami dan melaporkan indikator GRI secara akurat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program capacity building berbasis GRI, peningkatan literasi keberlanjutan lintas divisi, serta pengembangan sistem informasi terintegrasi untuk mendukung kualitas pelaporan.
Copyrights © 2026