Tingkat turnover intention yang tinggi pada industri pabrik sepatu di Cirebon merupakan masalah serius yang terkait dengan beban kerja tinggi dan work-life balance yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan work-life balance terhadap turnover intention karyawan pabrik sepatu di Cirebon, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1-5 yang disebarkan kepada 154 karyawan bagian produksi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS statistics 22 setelah melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan uji analisis linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, sedangkan work-life balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan pabrik sepatu di Cirebon. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional serta peningkatan work-life balance merupakan faktor kunci dalam menekan niat karyawan untuk keluar dari organisasi dan meningkatkan stabilitas tenaga kerja pada industri manufaktur padat karya.
Copyrights © 2026