Industri kerajinan tangan menghadapi tantangan besar di era global akibat meningkatnya persaingan dan homogenisasi produk. Kondisi tersebut menuntut pelaku industri kreatif untuk menerapkan strategi diferensiasi produk yang inovatif dan bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan kawat bulu sebagai strategi diferensiasi produk dalam industri kerajinan tangan guna meningkatkan daya saing di pasar global. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur (literature review) terhadap artikel jurnal, buku akademik, dan publikasi ilmiah yang relevan dengan topik industri kreatif, inovasi material, dan diferensiasi produk. Hasil kajian menunjukkan bahwa kawat bulu memiliki potensi estetika dan fungsional yang tinggi, seperti fleksibilitas bentuk, tekstur unik, serta kemampuan menciptakan desain yang inovatif dan bernilai seni. Pemanfaatan kawat bulu terbukti mampu meningkatkan perceived value produk, memperkuat identitas kerajinan tangan, serta menciptakan keunggulan kompetitif dibandingkan produk berbahan konvensional. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan keterampilan perajin dan kurangnya komunikasi nilai produk kepada konsumen. Dengan pengelolaan yang tepat, kawat bulu berpotensi menjadi elemen strategis dalam pengembangan industri kerajinan tangan yang berkelanjutan di era global.
Copyrights © 2026