Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguraikan mengenai modalitas pemenangan Pramono-Rano pada Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Daerah Khusus Jakarta tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis-interpretatif, dengan desain penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini meliputi; observasi dan wawancara partisipatif terbatas. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis di atas maka secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa kemenangan Pramono-Rano dipengaruhi oleh modal sosial, ekonomi, budaya dan simbolik. Hal tersebut secara spesifik dapat diuraikan bahwa; kampanye Pramono-Rano memanfaatkan modal sosial untuk membangun kepercayaan dan keterlibatan langsung dengan berbagai elemen masyarakat. Modal ekonomi justru muncul melalui pengelolaan berbagai sumber daya, mulai dari dana, tenaga, waktu, hingga ide yang dijalankan secara bersama-sama oleh tim dan kader partai. Sedangkan modal budaya tidak hanya tercermin dari kapasitas intelektual Pramono-Rano, tetapi juga dari kemampuan memahami serta menghidupkan nilai-nilai budaya lokal Betawi. Modal simbolik Pramono-Rano terbentuk dari proses panjang yang melibatkan pengalaman, pengakuan publik, dan kepercayaan sosial yang terus terbangun.
Copyrights © 2026