Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 5 No. 8 (2026): April 2026

ANALISIS KOMPREHENSIF TINDAK PIDANA KORUPSI, GRATIFIKASI DAN PENCUCIAN UANG (TPPU) OLEH RITA WIDYASARI SEBAGAI BUPATI KUTAI KARTANEGARA PERIODE 2010 – 2017

Annisa Hesti Kurniawati (Unknown)
Putri Maha Dewi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Tindak Pidana Korupsi, Gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang yang dilakukan oleh Rita Widyasari, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2010-2017. Kasus krusial yang menguji efektivitas Desentralisasi di Indonesia dan menyoroti kegagalan prinsip Good Governance di tingkat pemerintahan daerah. Kasus ini disoroti sebagai studi penting yang menunjukkan kompleksitas kejahatan pejabat publik yang merupakan kejahatan yang berpusat pada penyalahgunaan wewenang dan jabatan, khususnya dalam proses perizinan sektor pertambangan di Kutai Kartanegara. Adanya pola terstruktur dalam penerimaan gratifikasi berkaitan dengan kewenangan bupati. Gratifikasi ini kemudian dikonversi menjadi suap berulang, melanggar Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yaitu dana hasil Tindak Pidana Korupsi dan Gratifikasi yang ditaksir ratusan miliar rupiah yang merupakan indikasi nyata kegagalan implementasi prinsip akuntanbilitas dan transparasi (Good Governance) Penyembunyian aset dilakukan melalui TPPU, dicuci melalui tiga tahapan yaitu placement, layering, dan integration. Pencucian uang dilakukan dengan cara pembelian aset properti, kendaraan mewah, saham serta penempatan dana melalui pihak ketiga untuk menyamarkan asal-usul harta kekayaan yang tidak wajar. Kejahatan ini dikategorikan sebagai kejahatan terorganisasi yang melibatkan kolusi antara pejabat daerah dan pihak swasta. Sistem Desentralisasi harus diiringi dengan penegasan kembali prinsip Good Governance, terutama melalui perbaikan sistem integritas di pemerintah daerah serta optimalisasi strategi penelusuran aset (asset tracing) untuk memulihkan kerugian negara.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...