PT CAM memproduksi AMDK galon Alexa 19 L dan mengalami hambatan produksi ketika ketersediaan bahan baku tidak mencukupi. Penelitian ini bertujuan menyusun perencanaan kebutuhan dan pengendalian persediaan untuk dua bahan baku utama, yaitu tutup galon dan seal galon, pada periode Januari 2023–Desember 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menyusun dasar kebutuhan melalui peramalan permintaan berbasis data penjualan historis 24 periode, kemudian menerapkan teknik lot sizing EOQ dan LFL sebagai alternatif kebijakan pemesanan. Model peramalan yang dipilih adalah DES α=0,1 karena memberikan nilai error terkecil pada dua metrik utama, yakni MAD dan MSE. Hasil menunjukkan total biaya persediaan metode perusahaan sebesar Rp 8.256.071, sementara EOQ menurunkan biaya menjadi Rp 4.407.902 (hemat 46,61%) dan LFL menjadi Rp 2.979.379 (hemat 63,91%). Dengan demikian, LFL menjadi opsi biaya terendah, sedangkan EOQ relevan bila perusahaan membutuhkan pola pemesanan yang lebih stabil.
Copyrights © 2026