Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Flash Sale, Pembelian Impulsif, dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap perilaku Doom Spending pada Generasi Z di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah Generasi Z yang aktif menggunakan media sosial, pernah berbelanja melalui e-commerce, serta menggunakan layanan pembayaran digital seperti e-wallet atau paylater. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Analisis dilakukan melalui evaluasi outer model dan inner model yang meliputi uji validitas, reliabilitas, multikolinearitas, R-square, F-square, serta uji hipotesis menggunakan teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flash Sale, Pembelian Impulsif, dan Fear of Missing Out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku Doom Spending pada Generasi Z. Temuan ini menunjukkan bahwa promosi berbatas waktu, dorongan pembelian spontan, serta kecemasan sosial akibat takut tertinggal tren mampu meningkatkan perilaku konsumtif berbasis emosional pada generasi muda.
Copyrights © 2026