Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen laba dan transfer pricing terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024, dengan tax avoidance diproksikan menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 104 perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Berdasarkan kriteria sampel yang telah ditetapkan, diperoleh 24 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan teknik purposive sampling, sehingga menghasilkan 96 data observasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tabulasi data, uji pemilihan model melalui uji Chow dan uji Hausman untuk menentukan model terbaik, yang menunjukkan bahwa model yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik serta analisis regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba dan transfer pricing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap praktik tax avoidance. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik manajemen laba dan transfer pricing menjadi faktor yang berperan dalam meningkatkan kecenderungan tax avoidance pada perusahaan sektor pertambangan.
Copyrights © 2026