Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran variabel makroekonomi dalam menjelaskan pergerakan IHSG di Indonesia selama periode 2023–2025. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar, inflasi, dan suku bunga, sedangkan IHSG digunakan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data bulanan yang dianalisis melalui regresi linier berganda menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG, menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas ekonomi mampu mendorong optimisme di pasar modal. Sebaliknya, nilai tukar memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap IHSG, menunjukkan bahwa depresiasi rupiah cenderung menekan kinerja pasar saham. Inflasi menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan pada tingkat signifikansi 5%, sedangkan suku bunga menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IHSG. Secara simultan, semua variabel makroekonomi secara signifikan mempengaruhi IHSG, dengan nilai probabilitas statistik F sebesar 0,000233. Koefisien determinasi sebesar 64,56% menunjukkan bahwa variasi IHSG dapat dijelaskan oleh variabel-variabel yang termasuk dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar cakupan penelitian ini.
Copyrights © 2026