Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor sosial ekonomi yang memengaruhi pendapatan petani kelapa sawit. Pendapatan petani kelapa sawit dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berkaitan dengan kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat. Faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, luas lahan, pengalaman bertani, modal usaha, tenaga kerja, jumlah tanggungan keluarga, dan harga jual hasil panen diduga memiliki pengaruh terhadap tingkat pendapatan petani. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor dominan yang memengaruhi pendapatan petani serta sebagai bahan evaluasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat petani kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada petani kelapa sawit sebagai responden penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor sosial ekonomi terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan petani kelapa sawit. Tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kemampuan petani dalam mengelola usaha pertanian dan memanfaatkan teknologi pertanian. Luas lahan dan modal usaha berpengaruh terhadap jumlah produksi dan hasil pendapatan petani. Selain itu, pengalaman bertani dan tenaga kerja juga membantu meningkatkan produktivitas usaha tani kelapa sawit. Sementara itu, fluktuasi harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit menyebabkan pendapatan petani mengalami perubahan yang tidak stabil. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa jumlah tanggungan keluarga turut memengaruhi kondisi ekonomi dan kesejahteraan petani. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa semakin baik kondisi sosial ekonomi petani, maka semakin besar peluang petani kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan usaha tani. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dan pihak terkait melalui penyuluhan pertanian, bantuan modal usaha, pelatihan pengelolaan kebun, dan kebijakan stabilisasi harga hasil panen guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani kelapa sawit.
Copyrights © 2024