Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keterkaitan antara kemampuan daya ledak otot tungkai dengan keterampilan melakukan tendangan momtong dollyo chagi pada atlet Taekwondo Dojang PU Sumbar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian terdiri atas 58 atlet taekwondo Dojang PU Sumbar. Pengambilan sampel memakai teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria, yaitu atlet aktif berlatih, berada pada usia remaja, dan mampu melakukan tendangan momtong dollyo chagi dengan baik. Instrumen yang digunakan meliputi tes standing broad jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai dan tes tendangan momtong dollyo chagi selama 20 detik untuk mengetahui kemampuan tendangan. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet putra kategori junior dan senior. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi. Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan yang berarti antara daya ledak otot tungkai dengan kemampuan tendangan momtong dollyo chagi pada atlet Taekwondo Dojang PU Sumbar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai memiliki hubungan yang signifikan dengan kemampuan tendangan momtong dollyo chagi pada atlet taekwondo Dojang PU Sumbar, yang ditunjukkan oleh nilai thitung sebesar 0,421 pada taraf signifikansi α = 0,05, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
Copyrights © 2026