Disrupsi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi antara guru dan siswa, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang cenderung mengarah pada komunikasi yang lebih informal dan menurunnya etika komunikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman etika komunikasi digital melalui pendekatan Strategi Layar ke Karakter. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Juli 2025, bertempat di SDN 35 Teluk Paman. Sasaran utama kegiatan adalah siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN 35 Teluk Paman serta siswa SMPN 3 Kampar Kiri dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang. Metode yang digunakan adalah sosialisasi yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi kasus komunikasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi, sebagian besar siswa belum memahami etika komunikasi digital secara utuh, terutama dalam penggunaan bahasa, struktur pesan, dan waktu komunikasi yang tepat. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan pemahaman yang ditunjukkan melalui kemampuan siswa dalam mengidentifikasi komunikasi yang tepat, penggunaan bahasa yang lebih santun, serta meningkatnya kesadaran terhadap waktu komunikasi. Selain itu, guru juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam menetapkan aturan komunikasi digital yang lebih jelas. Dengan demikian, pendekatan layar ke karakter terbukti efektif dalam mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dengan pembentukan karakter siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model dalam penguatan etika komunikasi digital di lingkungan pendidikan
Copyrights © 2026