Fidens Glory Seran, Dr. Bambang Sudjito, S.H., M.Hum., Faizin Sulistio, S.H., L.LM. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang Email : fydens@gmail.com  ABSTRAK Dalam penelitian ini membahas upaya yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur terkait dengan penanggulangan peredaran narkotika dengan menggunakan modus penyerahan barang secara non-fisik di Jawa Timur. Permasalahan yang terjadi adalah karena derasnya peredaran narkotika yang terjadi di tengah masyarakat Provinsi Jawa Timur yang diiringi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memunculkan modus operandi yang semakin canggih dan berkembang pula, yakni “modus ranjau†dan “modus paketâ€. Modus modus tersebut memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti alat telekomunikasi dan jasa pengiriman barang dalam pelaksanaannya, sehingga penyidik akan memakan waktu yang lama dalam melaksanakan penyidikan dikarenakan tidak adanya pertemuan langsung antara pihak pengedar dan pembeli. Modus modus kejahatan narkotika tersebut tentunya menjadi suatu pertanda bahwa BNNP Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melaksanakan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menekan dan memberantas peredaran gelap narkotika yang semakin berkembang ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis upaya upaya yang dilakukan oleh BNNP Jawa Timur dalam menanggulangi peredaran gelap narkotika yang menggunakan modus penyerahan barang secara non-fisik di Jawa Timur begitu pula dengan kendala kendala yang dialami oleh BNNP Jawa Timur dalam melaksanakan upaya penanggulangan tersebut. Kata Kunci : Upaya, BNN, Modus Operandi, Penyerahan Barang Secara Non-Fisik.
Copyrights © 2016