Pendahuluan: Penelitian ini dilandaskan hasil observasi awal yang menginformasikan tentang peningkatan insiden keselamatan pasien di tahun 2023 dibandingkan tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara empiris pengaruh kompetensi klinis dan efikasi diri terhadap perilaku caring dengan keterikatan kerja sebagai variabel intervening. Metode: Jenis penelitian termasuk dalam kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah perawat rawat inap. Teknik sampling menggunakan non-probability, dengan perhitungan menggunakan rumus slovin tingkat kesalahan 5%, sehingga ditemukan jumlah sampel sebanyak 133 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method serta SEM. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisa membuktikan bahwa secara simultan kompetensi klinis, efikasi diri dan keterikatan kerja berpengaruh terhadap perilaku caring. Kesimpulan: Kompetensi klinis dan efikasi diri berpengaruh terhadap keterikatan kerja. Keterikatan kerja mengintervensi hubungan kompetensi klinis dan efikasi diri terhadap perilaku caring.
Copyrights © 2026