Pemilihan karyawan terbaik adalah salah satu upaya evaluasi kinerja pegawai yang memiliki tujuan untuk meningkatkan motivasi, efektivitas kerja, dan kualitas layanan. Namun, proses pemilihan terkadang menghadapi kendala karena adanya subjektivitas penilaian dan tidak adanya standar pembobotan kriteria yang terukur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat Sistem Penunjang Keputusan (SPK) pemilihan karyawan terbaik menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan studi kasus pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng. Metode AHP sering kali digunakan untuk menentukan prioritas dan bobot kriteria secara objektif melalui perbandingan berpasangan. Sistem yang dibangun dalam membantu pengambilan keputusan serta melakukan penilaian berdasarkan kriteria seperti kedisiplinan, kualitas kerja, kehadiran, dan tanggung jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat memberikan rekomendasi alternatif terbaik secara terstruktur dan akurat sesuai nilai bobot kriteria. Dengan demikian, SPK berbasis AHP dapat meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam proses pemilihan karyawan terbaik.
Copyrights © 2025