Tempat bertengger di Indonesia termasuk salah satu tanaman yang cukup penting. Usaha untuk meningkatkan produksi umbi-umbian dapat dilakukan dengan perbaikan media tumbuh untuk mempermudah proses pembentukan umbi serta pemanfaatan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ZPT Hormax dan perbedaan media tanam yang paling baik dalam menumbuhkan dan menghasilkan tanaman ubi jalar ( Ipomea batatas . L). Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan di Dusun Kaumjaya Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan : A (Tanah, arang sekam, cocopeat (2:1:1) + 3 ml/L air ZPT Hormax), B (Tanah, arang sekam, cocopeat (2:1:1) + 6 ml/L air ZPT Hormax), C (Tanah, arang sekam, cocopeat (2:1:1) + 9 ml/L air ZPT Hormax), D (Tanah, arang sekam, cocopeat (1:2:1) + 3 ml/L air ZPT Hormax), E (Tanah, arang sekam, cocopeat (1:2:1) + 6 ml/L air ZPT Hormax), F (Tanah, arang sekam, cocopeat (1:2:1) + 9 ml/L air ZPT Hormax), G (Tanah, arang sekam, cocopeat (1:1:2) + 3 ml/L air ZPT Hormax), H (Tanah, arang sekam, cocopeat (1:1:2) + 6 ml/L air ZPT Hormax), dan I (Tanah, arang sekam, cocopeat (1:1:2) + 9 ml/L air ZPT Hormax). Data dianalisa menggunakan uji F taraf 5%. Hasil menunjukkan tidak terdapat pengaruh nyata pada setiap parameter pengamatan
Copyrights © 2026