Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi tim dalam meningkatkan efektivitas kerja sama tim di antara pemain voli. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan menggabungkan teknik pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 20 atlet voli, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan informan kunci yang terdiri dari pelatih, setter, kapten, libero, dan spiker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi verbal dan non verbal dalam tim dikategorikan baik. Pemain aktif menggunakan komunikasi verbal seperti panggilan dan instruksi taktis selama pertandingan. Komunikasi non verbal, termasuk isyarat tangan, kontak mata, dan bahasa tubuh juga memainkan peran penting dalam mendukung koordinasi tim. Efektivitas kerja sama dikategorikan baik, meskipun masih ditemukan beberapa kasus miskomunikasi selama situasi bertekanan tinggi.
Copyrights © 2026