Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang diproksikan oleh Return On Assets (ROA) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap financial sustainability pada Bank Umum Syariah di Indonesia dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Metode yag digunakan adalah kuantitatif dengan objek Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling, menghasilkan 9 bank dengan 45 data observasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasilnya menunjukkan bahwa ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap FS, sedangkan NPF berpengaruh negatif signifikan terhadap FS. Kepemilikan institusional mampu memoderasi pengaruh ROA terhadap FS, namun tidak mampu memoderasi pengaruh NPF terhadap FS.
Copyrights © 2026