Resesi ekonomi akibat pandemi Covid-19 memberikan pengaruh signifikan terhadap keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Dan di keadaan tersebut, literasi keuangan dan inklusi keuangan merupakan faktor penting yang dapat mendukung keberlangsungan usaha. Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap keberlangsungan UMKM pada masa resesi ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 109 pelaku UMKM di Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dianalisis memakai metode regresi linier berganda yang diolah melalui program SPSS. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa secara parsial literasi keuangan mampu memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlangsungan UMKM, sementara inklusi keuangan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap keberlangsungan UMKM. Namun, secara simultan literasi keuangan dan inklusi keuangan berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan UMKM. Nilai koefisien determinasi sebesar 31,1% menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan dan inklusi keuangan mampu menjelaskan keberlangsungan UMKM sebesar 31,1%, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pengelolaan keuangan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan UMKM pada kondisi resesi ekonomi.
Copyrights © 2026