Studi ini menganalisis kegagalan komponen yang menyebabkan kebocoran oli pada mesin dan sistem hidrolik excavator menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Penelitian ini dilakukan di PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, di mana masalah kebocoran oli yang berulang diamati mengurangi kinerja peralatan dan meningkatkan waktu henti (downtime). Pendekatan studi kasus kualitatif diterapkan menggunakan observasi lapangan, catatan perawatan, dan dokumentasi visual komponen yang rusak. Analisis menggunakan Diagram Tulang Ikan (Fishbone Diagram) dan metode 5 Why untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan. Hasil menunjukkan bahwa kebocoran oli terutama terjadi pada komponen seperti selang hidrolik, seal, gasket, dan silinder hidrolik. Faktor-faktor penyebabnya meliputi keausan komponen, tekanan operasi yang tinggi, pemasangan yang tidak tepat, dan praktik perawatan yang tidak memadai. Studi ini mengungkapkan bahwa akar penyebabnya bukan hanya masalah teknis tetapi juga terkait dengan implementasi perawatan pencegahan yang tidak efektif. Oleh karena itu, perbaikan seperti inspeksi rutin, penggantian komponen terjadwal, dan kontrol perawatan yang lebih ketat direkomendasikan. Tindakan ini diharapkan dapat mengurangi insiden kebocoran, meminimalkan waktu henti, dan meningkatkan keandalan operasi excavator secara keseluruhan.
Copyrights © 2026