Dalam ekonomi digital yang berkembang pesat, pengelolaan pengetahuan yang efektif menjadi faktor penting dalam menciptakan keunggulan kompetitif, khususnya pada industri berbasis teknologi. PT. XYZ, yang bergerak di sektor smart home, menghadapi beberapa tantangan utama, yaitu silo pengetahuan, keterbatasan akses informasi, dan hilangnya tacit knowledge akibat pergantian karyawan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif-deskriptif yang mengintegrasikan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA dengan wawancara semi-terstruktur yang melibatkan 7 informan kunci organisasi. Data sekunder diperoleh dari 19 sumber peer-reviewed dan dokumen studi kasus, sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan untuk memvalidasi temuan literatur dalam konteks PT. XYZ. Penelitian ini berfokus pada tiga pertanyaan utama, yaitu KPI apa yang dapat digunakan untuk menilai efektivitas KMS dalam meningkatkan efisiensi operasional dan inovasi, mekanisme apa yang paling tepat untuk mendokumentasikan tacit knowledge, serta bagaimana desain KMS memengaruhi penggunaan sistem dan hasil kinerja yang dapat diukur. Hasil penelitian mengusulkan kerangka KMS terintegrasi, rekomendasi teknologi seperti MS Teams, Confluence, Guru, dan Loom, serta KPI terukur sebagai target validasi, mencakup penurunan waktu pencarian dokumen dari 15 menjadi 12 menit atau sebesar 20%, peningkatan first-contact support resolution dari 70% menjadi 85%, dan peningkatan tingkat penggunaan kembali pengetahuan dari 40% menjadi 65%. .
Copyrights © 2026